Tampilkan postingan dengan label Mencengangkan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mencengangkan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2011

Akibat Serempet Aparat, Guru Ngaji Tewas Ditembak Oknum Polisi

Lagi-lagi warga sipil kembali tewas akibat timah panas yang diduga dilepaskan oknum polisi Polres Sidoarjo. Korban tewas bersimbah darah di kawasan Sepande kawasan Candi Sidoarjo, Jumat (28/11/2011) dini hari. Korban penembakan yang dilakukan oknum polisi itu yakni Riyadhus Sholihin, warga RT 1 RW 1 Dusun Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Riyadus Sholihin (31), warga Dusun Kauman Desa Sepande Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat dini hari, sekira pukul 02.00 WIB, tewas di tempat kejadian setelah ditembak oleh oknum polisi.

Menurut Ahmad yang merupakan saksi mata, korban terlihat melaju mengendarai mobil Suzuki Carry dengan kecepatan tinggi, warga melihat ada sebuah mobil Avanza silver dan sepeda motor yang mengejar korban.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), laju korban terhenti akibat dipotong oleh sepeda motor. Tanpa banyak bicara penumpang, sepeda motor langsung menghujani guru ngaji itu dengan beberapa kali tembakan sehingga korban langsung tewas di tempat kejadian.

Setelah tertembak, korban dikeluarkan dari mobil dan diseret sejauh lima meter dan dinaikkan kedalam mobil Avanza. Setelah itu, mobil Avanza langsung kabur meninggalkan TKP. Warga yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa terdiam tidak berani memberikan pertolongan.

Sementara itu keluarga dan istri korban hanya bisa menunggu kedatangan jenazah pria yang juga penjual tempe di kampungnya itu. Saat ini jenasah Riyadhus Sholihin masih diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Istri korban, Maisaroh, mengaku tidak mendapat firasat apapun sebelum peristiwa memilukan ini. Dia menuturkan, suaminya selama ini tidak memiliki musuh.

Versi Polisi
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Hadiatmoko membantah anak buahnya melanggar prosedur saat mencoba mengamankan seorang sopir pabrik yang diduga menyerempet petugas. Kapolda membenarkan anggotanya mengeluarkan tembakan, namun untuk membela diri.

“Yang benar, yang bersangkutan dikejar aparat karena telah menyerempet anggota hingga gegar otak. Namun saat akan ditangkap, yang bersangkutan kemudian mengeluarkan celurit untuk melawan aparat. Anggota kemudian menembak,” kata Hadiatmoko saat mengunjungi proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya, Jumat (28/10/2011).

Meski anggotanya membela diri, Hadiatmoko menyatakan tetap akan menurunkan tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mengusut kasus ini.

Read More: http://www.unikaja.com/2011/10/akibat-serempet-aparat-guru-ngaji-tewas.html#ixzz1cS20uzVk

Wanita Ini Pingsan Setelah Kena Tilang Rp. 400 Juta

Seorang wanita asal Silicy, Italia dibuat terkejut setelah dirinya harus membayar tanggihan denda tilang akibat kesalahan parkir mobil, sebesar 32 ribu euro atau sekitar Rp400 juta.


Bahkan ketika menerima dan melihat tagihan tersebut, wanita yang tidak disebutkan namanya itu jatuh pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Seperti dilaporkan harian Repubblica yang dikutip Caradvice, Senin 31 Oktober 2011, nilai denda ini bisa dibilang cukup fantastis untuk sebuah pelanggaran akibat kesalahan parkir mobil.

Kejadian itu berawal, saat kepolisian setempat mengirim sebuah surat tilang beserta nilai denda kepada wanita tersebut dan suami, pada bulan ini. Dalam surat tilang disebutkan adanya pelanggaran yang dilakukan, yakni memarkir mobil sembarangan dan tidak sesuai dengan ketentuan.

Tak ayal nilai denda yang begitu besar, yaitu 32 ribu euro atau sekitar Rp400 juta, membuat wanita itu syok. Namun, setelah ditelusuri ternyata adakesalahan dari pengetikan di surat tilang itu. Waktu kejadian yang semestinya tahun 2008 tertulis tahun 208.

Hasilnya, surat tilang tersebut menyatakan, pelanggaran lalu lintas terjadi pada 1.803 tahun lalu. Hal itu juga yang membuat perhitungan denda serta bunga, yang harus dibayar menjadi berlipat-lipat.

Usai dilakukan koreksi, ternyata wanita itu hanya membayar 102 euro atau sekitar Rp1,27 juta. Denda itu kemudian langsung dibayar oleh sang suami. (Sumber: Vivanews.com)

Selasa, 01 November 2011

Aneh, Muncul Penampakan Wajah Manusia Saat USG Buah Zakar

Seorang pasien terdeteksi mengalami tumor di buah zakarnya. Namun yang mengejutkan pada pemeriksaan USG (ultrasonografi) pada tumor dibuah zakarnya itu, muncul penampakan wajah manusia. Dokter yang berpikiran sangat rasional pun sampai berdebat di jurnal ilmiah mengenai penampakan yang tak biasa itu.


Adanya penampakan yang tidak wajar selalu dikaitkan dengan hal gaib, tak terkecuali saat para dokter menemukan seraut wajah manusia dalam pemeriksaan tumor testis. Perdebatan tentang fenomena ini bahkan dibahas di sebuah jurnal Urology, jurnal resmi dari International Society of Urology.

Bermula ketika 2 orang dokter bernama G Gregory Roberts dan Naji J Touma dari Queens University di Ontario yang melakukan pemeriksaan pada seorang pasien. Pasien berusia 45 tahun tersebut mengalami pembengkakan pada buah zakar sehingga harus diperiksa dengan ultrasonografi (USG).

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa massa tersebut adalah tumor yang tidak berbahaya. Namun yang mengejutkan, massa yang teridentifikasi dari hasil pemeriksaan USG sebagai tumor itu membentuk penampakan yang cukup jelas untuk ditafsirkan sebagai wajah manusia.

“Para dokter sangat takjub melihat wajah tersebut, karena mulutnya menganga dan matanya menatap keluar seperti ikut merasakan penderitaan pasien,” tulis Roberts seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (1/11/2011).

Roberts menggambarkan, ekspresi wajah yang terekam dalam hasil pemindaian USG tersebut menggambarkan penderitaan pasien yang diperiksa. Menurutnya, tumor tersebut memang memicu radang yang disebut epididymo-orchitis yang membuat pasien tersebut kesakitan.

Penampakan wajah tersebut pada akhirnya memang diyakini sebagai sebuah fenomena kebetulan yang sangat langka. Meski begitu dalam jurnal disebutkan, perdebatan singkat sempat muncul terkait penafsiran dari penampakan yang jarang terjadi dengan sejelas itu di dunia kedokteran.

Karena munculnya di tumor testis atau buah zakar, sebagian dokter sempat meyakini wajah tersebut adalah penampakan dewa kesuburan. Namun tidak ada kesimpulan apapun yang ditarik dari perdebatan tersebut, sebab yang terpenting adalah tumor itu sekarang sudah diangkat dan pasien sudah kembali sehat. (Sumber: Detik.com)

Video Hukum Pancung Pria Sudan di Saudi Beredar

Sebuah video pelaksanaan hukuman pancung pria berkebangsaan Sudan di Arab Saudi, beredar luas. Mengapa ia dieksekusi?


Abdul Hamid Bin Hussain Bin Moustafa Al Fakki dieksekusi di sebuah tempat parkir di Kota Madinah, bulan lalu. Tampak rakyat menyaksikan eksekusi pria Sudan yang dituding sebagai seorang ahli nujum itu.


Dalam rekaman yang tidak diedarkan oleh Daily Mail karena dianggap terlalu brutal itu, eksekutor terlihat meluruskan pedangnya ke arah punggung dan leher Abdul Hamid. Dalam satu tebasan, kepala pria itu langsung terpisah dari tubuhnya.

Eksekusi Abdul Hamid pada 20 September itu diyakini yang ke-44 sepanjang 2011 dan merupakan warga asing ke-11. Jumlah sementara itu sudah 17 kali lebih banyak ketimbang jumlah total sepanjang tahun lalu.

Jadwal eksekusi berikutnya adalah Jumat (4/11) mendatang, yakni seorang pemandu acara televisi asal Libanon, Ali Hussain Sibat. Ia dihukum mati karena meramalkan masa depannya dalam sebuah acara televisi.(inilah.com)